Minggu, 23 Desember 2012

Pengertian scener



Pengertian Scenner
Scanner adalah sebuah alat yang dapat berfungsi untuk meng copy atau menyalin gambar atau teks yang kemudian disimpan ke dalam memori komputer. Dari memori komputer selanjutnya, disimpan dalam harddisk ataupun floppy disk. Fungsi scanner ini mirip seperti mesin fotocopy, perbedaannya adalah mesin fotocopy hasilnya dapat dilihat pada kertas sedangkan scanner hasilnya dapat ditampilkan melalui monitor terlebih dahulu sehingga kita dapat melakukan perbaikan atau modifikasi dan kemudian dapat disimpan kembali baik dalam bentuk file text maupun file gambar.
Selain scanner untuk gambar terdapat pula scan yang biasa digunakan untuk mendeteksi lembar jawaban komputer. Scanner yang biasa digunakan untuk melakukan scan lembar jawaban komputer adalah SCAN IR yang biasa digunakan untuk LJK (Lembar Jawaban Komputer) pada ulangan umum dan Ujian Nasional. Scan jenis ini terdiri dari lampu sensor yang disebut Optik, yang dapat mengenali jenis pensil 2B. Scanner yang beredar di pasaran adalah scanner untuk meng-copy gambar atau photo dan biasanya juga dilengkapi dengan fasilitas OCR (Optical Character Recognition) untuk mengcopy atau menyalin objek dalam bentuk teks.


Saat ini telah dikembangkan scanner dengan teknologi DMR (Digital Mark Reader), dengan sistem kerja mirip seperti mesin scanner untuk koreksi lembar jawaban komputer, biodata dan formulir seperti formulir untuk pilihan sekolah. Dengan DMR lembar jawaban tidak harus dijawab menggunaan pensil 2 B, tapi dapat menggunakan alat tulis lainnya seperti pulpen dan spidol serta dapat menggunakan kertas biasa.

Penerapan Rumus "IF"(Logika)

Penerapan Rumus Logika


 Contoh Penerapan Logika

TABEL MAHASISWA POLITEKNIK NEGERI JEMBER
NO
TGL
Kode
JK
NAMA
BULAN
JENIS KELAMIN
PEKERJAAN ORANG TUA
1
021209
PN
P
Didi
Desember
Pria
Pegawai Negeri
2
120912
WR
W
Raisa
September
Wanita
Wiraswasta
3
300812
PS
W
Julia
Agustus
Wanita
Pegawai Swasta
4
250703
PN
W
Halimah
Juli
Wanita
Pegawai Negeri
5
101010
BR
P
Bayhaqi
Oktober
Pria
Buruh
6
211112
PS
P
Syukri
Nopember
Pria
Pegawai Swasta
7
180510
WR
W
Nova
Mei
Wanita
Wiraswasta
8
180109
BR
W
Eliza
Januari
Wanita
Buruh
9
070305
PS
W
Nur Asiah
Maret
Wanita
Pegawai Swasta
10
040606
WR
P
Sudarman
Juni
Pria
Wiraswasta

NILAI
KETERANGAN
60
Lulus
70
Lulus
80
Lulus
60
Lulus
50
Gagal
40
Gagal
80
Lulus
50
Gagal
60
Lulus
70
Lulus

1. Keterangan :

  1. 1.      Bulan : Jika Bulan 020109 maka angka ke 3 dan 4 bulan Menjadi Januari dan seterusnya
  1. 2.      Jenis Kelamin : @ Jika “P” maka Jenis Kelamin “Pria”
                        : @ Jika “W” maka Jenis Kelamin “Wanita”
  1. 3.      Pekerjaan Ortu :@ Jika Kode “PN” maka pekerjaan orang tuanya “Pegawai Negeri”
                          @ Jika Kode “WR” maka Perkerjaan orang tuanya “Wiraswasta”
                          @ Jika Kode”PS” maka pekerjaan orang tuanya “Pegawai Swasta”
                          @ Jika Kode “BR” maka pekerjaan orang tuanya “Buruh”
  1. 4.      Keterangan      : @ Jika Nilai < 50 maka “Gagal”
                          @ Jika Nilai > 50 maka “Lulus”
     2. Coba Aplikasikan Kedalam Microsoft Exel dengan menggunakan Rumus logika Berikut :
  1.  Pada Kolom Bulan gunakan =IF(MID(B3;2;2)="01";"Januari"(teruskan hingga bukan desember) mengapa demikian karena pada keterangan diminta dari angka 020109 angka ke 3 dan 4 akan muncul "Januari" dan seterusnya..
  2. Pada Kolom Jenis Kelamin gunakan Rumus =IF(D3="P";"Pria";"Wanita") mengapa demikian Karena permintaannya adalah Jika Kode "P" maka "Pria" ,jika "W" maka "Wanita"
  3. Pada kolom Pekerjaan Ortu gunakan Rumus =IF(C3="PN";"Pegawai Negeri" dan seterusnya sampai pada buruh.
  4. Pada Kolom Nilai gunakan Rumus =IF(I3>50;"Lulus";IF(I3<50;"Gagal";IF(I3=50;"Gagal"))) . 
Selamat mencoba..:-) 






2











































































































Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Web Hosting Coupons